PKKMB 2026 Institut Widya Pratama Resmi Ditutup, Mahasiswa Baru Didorong Kembangkan Kompetensi dan Soft Skill
Pekalongan 24 September 2026– Rangkaian kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Institut Widya Pratama (IWIMA) Tahun 2026 resmi ditutup pada Kamis, 24 September 2026, bertempat di Gedung C Institut Widya Pratama. Kegiatan penutupan diikuti oleh seluruh panitia dan peserta PKKMB yang terdiri atas mahasiswa baru Institut Widya Pratama. Penutupan PKKMB 2026 menjadi penanda berakhirnya rangkaian kegiatan pengenalan kehidupan kampus sekaligus menjadi awal bagi mahasiswa baru untuk memasuki kehidupan akademik sebagai mahasiswa Institut Widya Pratama. Kegiatan PKKMB 2026 mengusung tema “Membangun Mahasiswa Kreatif, Inovatif, dan Berdaya Saing”. Selama rangkaian kegiatan, mahasiswa baru mendapatkan berbagai pembekalan mengenai kehidupan akademik, kemahasiswaan, pengembangan diri, serta wawasan dari berbagai narasumber internal maupun eksternal. Penutupan PKKMB secara resmi dilakukan oleh Wakil Rektor Bidang III Institut Widya Pratama, Sattriedi Wahyu Binabar, M.Kom. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa berakhirnya PKKMB bukan berarti berakhirnya proses pembentukan diri mahasiswa, melainkan menjadi awal dari perjalanan panjang selama menempuh pendidikan di perguruan tinggi.
Dalam pesannya kepada mahasiswa baru, Sattriedi Wahyu Binabar, M.Kom. mengajak seluruh mahasiswa untuk memandang masa perkuliahan sebagai sebuah proses yang harus dijalani secara aktif. “Hari ini kita menutup PKKMB 2026. Kalian akan berproses menjadi orang hebat selama kurang lebih tiga setengah tahun.” Ia menjelaskan bahwa persepsi mahasiswa terhadap lamanya masa perkuliahan sangat dipengaruhi oleh bagaimana mahasiswa menjalani proses tersebut. Masa perkuliahan dapat terasa panjang apabila mahasiswa hanya menjalani rutinitas dengan menunggu datangnya jadwal kuliah berikutnya. “Kalian akan merasa lama jika dalam pikiran hanya menunggu perkuliahan. Tetapi kalian akan merasa cepat apabila kalian berproses sendiri dengan berlandaskan pada dasar-dasar mata kuliah yang diajarkan,” tuturnya.
Pesan tersebut menjadi dorongan bagi mahasiswa baru agar tidak menjadikan kegiatan perkuliahan sebagai satu-satunya aktivitas dalam proses pengembangan diri. Mahasiswa diharapkan mampu mengambil inisiatif untuk belajar secara mandiri, mengeksplorasi pengetahuan, mengikuti kegiatan kemahasiswaan, serta mengembangkan berbagai kompetensi sesuai dengan minat dan potensinya. Selain kompetensi akademik dan teknologi, Wakil Rektor Bidang III juga menekankan pentingnya mahasiswa mulai mengembangkan soft skill sejak awal masa perkuliahan. Menurutnya, dunia kerja membutuhkan lulusan yang tidak hanya memiliki penguasaan ilmu dan teknologi, tetapi juga memiliki kemampuan berkomunikasi, bekerja sama, beradaptasi, membangun relasi, menyelesaikan masalah, serta menunjukkan sikap dan etika yang baik. “Mulai sekarang, kembangkan soft skill. Karena pekerjaan yang menanti kalian tidak hanya membutuhkan ilmu dan teknologi, tetapi juga attitude dan soft skill.”
Pesan tersebut menjadi salah satu bekal penting bagi mahasiswa baru dalam mempersiapkan diri menghadapi dunia profesional. Kemampuan akademik dan penguasaan teknologi perlu berjalan seimbang dengan kemampuan interpersonal serta sikap profesional. Mahasiswa juga didorong untuk memanfaatkan berbagai aktivitas di lingkungan kampus sebagai ruang untuk melatih kemampuan tersebut. Organisasi kemahasiswaan, kegiatan akademik, kerja kelompok, seminar, kompetisi, kegiatan sosial, maupun berbagai aktivitas lainnya dapat menjadi sarana untuk membangun pengalaman dan karakter mahasiswa.
Dengan berakhirnya kegiatan PKKMB 2026, mahasiswa baru Institut Widya Pratama secara resmi memasuki tahap berikutnya, yaitu menjalani proses pendidikan dan kehidupan akademik sebagai mahasiswa. PKKMB tidak hanya menjadi kegiatan untuk mengenalkan lingkungan kampus, tetapi juga menjadi momentum untuk menanamkan pemahaman bahwa kehidupan perguruan tinggi membutuhkan kemandirian, tanggung jawab, kreativitas, dan kemauan untuk terus berkembang.